Pemprov Kaltim Siapkan Operasi Pasar ke Long Apari dan Long Pahangai, Titip Titik Serah di Ujoh Bilang

Pemprov Kaltim Siapkan Operasi Pasar ke Long Apari dan Long Pahangai, Titip Titik Serah di Ujoh Bilang
Operasi pasar khusus disiapkan Pemprov Kaltim untuk menjangkau distribusi bahan pokok di Long Apari dan Long Pahangai, Mahakam Ulu.

SAMARINDA — Kendala distribusi bahan pokok di wilayah hulu Sungai Mahakam mendapat respons cepat dari pemerintah provinsi. Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kaltim tengah menyiapkan skema operasi pasar khusus untuk menjangkau Kecamatan Long Apari dan Long Pahangai yang selama ini hanya bisa diakses melalui transportasi sungai.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kaltim, Heni Purwaningsih, menyebut kedua kecamatan ini membutuhkan penanganan ekstra dibanding wilayah lain di Mahulu. Kondisi air Sungai Mahakam yang sedang surut membuat rantai pasok ke daerah itu semakin pelik.

“Untuk beberapa wilayah yang aksesnya hanya melalui jalur air, terutama Long Apari dan Long Pahangai, memang harus dilakukan upaya gerak cepat supaya barang pokok bisa masuk ke sana,” kata Heni, Senin, 17 Agustus 2026.

Stok di Pusat Kabupaten Dipastikan Aman

Heni memastikan ketersediaan bahan pokok di Ujoh Bilang dan sejumlah kecamatan lain yang lebih mudah dijangkau relatif aman. Pemkab Mahulu juga secara berkala menjalankan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menstabilkan harga di tingkat masyarakat.

Persoalan utama hanya terpusat pada bagaimana mengalirkan pasokan melewati rantai distribusi hingga tiba di Long Apari dan Long Pahangai yang memiliki keterbatasan akses. Operasi pasar ini dirancang untuk menjawab persoalan logistik tersebut.

Skema Titip Serah di Ujoh Bilang

Distribusi komoditas dari Pemprov Kaltim tidak akan langsung dikirim ke dua kecamatan sasaran. Barang kebutuhan pokok terlebih dahulu diserahkan di Ujoh Bilang sebagai pusat pemerintahan kabupaten.

Setelah proses serah terima rampung, Pemkab Mahulu yang akan melanjutkan pengiriman kepada pelaku usaha di Long Apari dan Long Pahangai. Komoditas tersebut kemudian dijual kepada masyarakat dengan mengikuti harga acuan yang telah ditetapkan.

“Jadi nanti ada titik serah di ibu kota kabupaten. Setelah itu Pemerintah Mahakam Ulu yang mendistribusikan ke Long Apari dan Long Pahangai,” jelasnya.

Heni menegaskan pola ini dipilih agar intervensi pemerintah tidak berhenti di pusat kabupaten, tetapi benar-benar menyentuh masyarakat di wilayah dengan keterbatasan akses distribusi.

Daerah Lain Juga Bisa Ajukan Operasi Pasar

Skema operasi pasar ini tidak eksklusif untuk Mahulu. Heni menyebut pemerintah kabupaten dan kota lain di Kaltim dapat mengajukan permohonan serupa jika menghadapi kendala distribusi.

Sejumlah daerah seperti Bontang, Penajam Paser Utara, dan Berau sebelumnya telah mengirimkan permintaan pelaksanaan operasi pasar. Pemprov Kaltim menindaklanjutinya secara bertahap sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah.

“Biasanya pemerintah kabupaten menyampaikan surat kepada kami untuk dilakukan operasi pasar. Itu secara simultan kami lakukan sesuai dengan permohonan dari kabupaten tersebut,” pungkas Heni.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index